Maafkan aku Anakku,
Maafkan aku Anakku,
Kalau tidak kamu temukan black forest di ruang tengah rumah kita
Maafkan aku Anakku,
Kalau tidak ada tiupan lilin berbentuk angka 1 untukmu
Maafkan aku Annakku,
Kalau tidak ada kotak-kotak McD dan kaleng-kaleng softdrink di rumah kita
Maafkan aku Anakku,
Kalau aku tidak mengajakmu ke mal dan membelikanmu mainan atau pakaian baru
Maafkan aku Anakku,
Kalau aku tidak membawamu untuk melihat gemerlapnya lampu Jungle Land atau Disneyland
Maafkan aku Anakku,
Kalau aku bahkan tidak mengganti menu makanmu hari itu menjadi istimewa
Maafkan aku Anakku,
Kalau susumu hari itu juga sama seperti hari-hari sebelumnya
Maafkan aku Anakku,
Kalau kegembiraan dan kebahagiaan yang 'biasa' itu tidak aku hadirkan untukmu
Maafkan aku Anakku,
Kalau aku justru mengajakmu bersusah-payah,berdesak-desak, dan bercapek-capek, bersama ribuan hamba Allah yang lain yang juga ingin mengunjungi rumah-Nya.
Aku ingin,
Engkau tahu siapa yang menitipkan engkau kepadaku,
Aku ingin,
Engkau mengerti siapa yang pertama kali harus engkau temui saat tanggal ini datang lagi
Aku ingin,
Engkau memiliki kerinduan untuk datang dan datang lagi ke 'Rumah' itu
Selamat Ulang Tahun Anakku,
semoga Raab mu mengabulkan semua doa kami, dan mengalirkannya dalam darahmu, menyatu dalam denyut nadimu.
Selamat Ulang Tahun Anakku, semoga engkau tetap berbahagia dengan cinta kasih kami yang sederhana.

Ini hadiah ulang tahun Nicko dan Papanya. 07 dan 14 Mei 2004.
Pada tanggal 07 Mei 2004, pas hari ulang tahun Nicko yang 1, kami bertiga umrah bersama. Bersyukur untuk segala nikmat dan karunia yang telah Allah limpahkan kepada kami, Berdoa semoga kami sekeluarga senantiasa diberikan kekuatan dan keberanian untuk selalu berjalan di rel-Nya. Menjadi hamba Allah yang bertaqwa dan menjadi umat Rasulullah SAW sampai akhir jaman. Semoga umur yang diberikan kepada kami membawa manfaat utamanya kepada kami, serta kepada agama dan bangsa, insyaallah.
Kemudian pada tanggal 14 Mei 2004 pas hari ulang tahun papanya Nicko, kami bertiga berziarah ke rumah Allah yang lain, yaitu Masjid Nabawi di Madinah. Disanalah Muhammah, Rasullullah SAW, Manusia Termulia di dunia yang menjadi kekasih Allah dimakamkan.
Kami yang sangat mencintainya datang untuk berziarah dan bersalawat kepadanya.
Semoga Allah selalu melindungi dan menjaga umat Rasullullah dan orang-orang yang mencintainya sampai akhir jaman nanti.
Ulang tahun kami berdua menjadi sangat bermakna dan membahagiakan, meski tanpa pesta,
tanpa tart, tanpa lilin, atau bahkan sekedar makanan istimewa lainnya.
Ya Allah, terima kasih untuk semua nikmat yang Engkau limpahkan kepada kami sampai hari ini.
Ampuni kami kalau kami banyak mensia-siakan umur yang telah Engkau berikan.
Kami sibuk menghitung kebaikan yang tidak seberapa, sementara lebih banyak kemudaratan yang kami lakukan. Kami sibuk dengan dunia dan sering melupakan-Mu. Kami lebih hapal tokoh-tokoh kartun daripada Asmaul Husna. Kami sering berkunjung ke mal-mal, ke restauran,
kerumah teman dan kerabat, tapi jarang mengunjungi rumah-Mu.
Ampuni kami ya Allah, kalau kami sering tidak bergegas untuk datang kala panggilan untuk
menghadap-Mu di perdengarkan. Ampuni kami ya Allah untuk semua dosa dan kesalahan yang telah kami lakukan sepanjang umur yang telah Engkau berikan. Ampuni kami ya Allah, yang sering berlebihan dalam mengejar dunia dan lupa untuk memperbanyak bekal untuk menghadap-Mu kelak.
Ya Allah, terimalah sholat kami yang biasa-biasa saja, terimalah puasa kami yang wajar-wajar saja,
terimalah amal ibadah kami yang semuanya biasa-biasa saja. Dan terimalah cinta dan takut kami
yang amat sangat luar biasa kepada-Mu ya Allah.
Kepadamu kami berserah diri.
Salawat dan salam kepadamu ya Rasullullah. Kami mencintaimu seperti kami mencintai diri kami dan keluarga kami.
Jeddah, 14 Mei 2004

0 komentar:
Poskan Komentar